DEKLARASI DESA TERONG SEBAGAI DESA PEDULI PERUBAHAN IKLIM

Selasa Wage, 11 November 2014 18:30 WIB ∼ 688

Foto Berita

Setelah ditandatangani Deputi Bappenas, giliran Wakil Bupati Bantul menandatangani prasasti.........

Selasa 11/11 Desa Terong dideklarasikan sebagai desa peduli perubahan iklim. Acara yang diadakan di Balai Desa Terong ini dihadiri oleh warga masyarakat dan pelaku maupun pemangku kepentingan hutan lestari, serta undangan antara lain Deputi Bappenas Bidang Sumberdaya Alam dan Lingkungan Hidup dan Wakil Bupati Bantul serta pimpinan SKPD terkait, muspika Dlingo dan pimpinan unit instansi tingkat kecamatan dsb. Deklarasi ditandai dengan pemukulan kenthongan oleh Deputi Bappenas dan penandatangan prasasti oleh Deputi Bappenas dan Wakil Bupati. Dampak perubahan iklim telah dirasakan oleh masyarakat Desa Terong, menurut Lurah Desa Terong Welasiman lalu masyarakat belajar agar hutan bisa bernilai ekonomi sekaligus bernilai ekologi. Masyarakat menekan penebangan pohon yang belum layak tebang, mendirikan koperasi tunda tebang, menyimpan karbon sebanyak-banyaknya dan selama-lamanya, menyusun tata ruang desa yang tetap memberikan tempat bagi hutan rakyat. ARUPA selaku pandamping masyarakat mengadakan penelitian dan menurut direkturnya yaitu Dwi Nugroho,S.Hut bahwa ternyata dari 550 KK yang diteliti maka tiap KK rata-rata mengambil hasil dari penebangan kayu 2,7 juta rupiahyang berarti untuk keseluruhan KK yang diteliti mengambil 1,5 milyar rupiah belum lagi kalau menghitung dari semua KK di desa ini. Padalah pohon yang ditebang kebanyakan belum layak tebang sehingga merugikan secara ekonomi dan ekologi. Wakil Bupati Drs.Sumarno Prs menyampaikan bahwa perlu bagi kita untuk meningkatkan komitmen bersama dalam pengelolaan hutan lestari untuk mengantisipasi gas rumah kaca dan beliau mengajak masyarakat dengan pantun singkatnya : "ke rembang beli kedondong, yuk tunda tebang dong ......" Deputi Bappenas Bidang Sumberdaya Alam dan Lingkungan Hidup Dr.Ir.Indah Murni Ningtyas, M.Sc menyampaikan bahwa Desa Terong merupakan satu dari enam besar terseleksi dari usulan 196 desa. Sekarang ini ada kecenderungan bahwa hal-hal yang berbau proses alami atau lestari mempunyai nilai jual yang tinggi. Hutan lestari salah satunya bisa dijadikan label produk untuk komoditas lestari dan alami. Ada juga komoditas yang memang bernilai tinggi misalnya kayu gaharu. Dan dari hutan lestari diharapkan bisa berkembang menjadi daya tarik wisata sehingga dibutuhkan desa wisata. Ke depan beliau ingin melihat Desa Terong menjadi desa penghasil produk lestari plus desa budaya ataupun wisata. Acara ditutup dengan tukar cendera mata dan foto bersama.(esente141111)

Puskesmas
di Kecamatan Dlingo

Puskesmas Dlingo I

Puskesmas Dlingo I

Jl Raya Koripan, Koripan 1 Dlingo, Bantul
(0274) 7477551

Puskesmas Dlingo II

Puskesmas Dlingo II

Dusun Pencitrejo RT 01, Terong, Dlingo, Bantul
082892614949 / (0274) 7101744

Komando Rayon Militer Dlingo

Koramil / Komando Rayon Militer Dlingo

Koripan 1, Dlingo, Bantul.

Kepolisian Sektor Dlingo

Polsek / Kepolisian Sektor Dlingo

Jl.Raya Patuk-Dlingo Km 13 Dlingo, Bantul
(0274) 7473216

Kantor Urusan Agama Dlingo

KUA / Kantor Urusan Agama Dlingo

Koripan 1, Dlingo, Bantul.
(0274) 7484494