Kapanewon Dlingo Gelar Bimtek Penguatan Kelembagaan dan Pengembangan Potensi Kelompok Wanita Tani

Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan peran Kelompok Wanita Tani (KWT) dalam pemberdayaan masyarakat serta mendukung pengembangan potensi pertanian di wilayah, Kapanewon Dlingo menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Kelembagaan dan Pengembangan Potensi KWT, Jumat (11/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung pada pagi hari tersebut bertempat di Pendopo Kapanewon Dlingo dan diikuti oleh ketua serta anggota KWT dari seluruh wilayah Kapanewon Dlingo. Kegiatan turut dihadiri oleh Panewu Anom dan Kepala Jawatan Kemakmuran Kapanewon Dlingo.

Bimtek menghadirkan narasumber dari Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Yogyakarta-Magelang, Dr. Siti Nurlaela, S.Pd., M.Psi. Kehadiran narasumber diharapkan dapat memberikan tambahan pengetahuan, wawasan, serta motivasi kepada para pengurus dan anggota KWT dalam mengembangkan kelembagaan kelompok dan mengoptimalkan potensi yang dimiliki.

Dalam penyampaian materi, penguatan kelembagaan menjadi salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan dalam keberlangsungan sebuah kelompok. KWT diharapkan tidak hanya aktif dalam pelaksanaan kegiatan, tetapi juga memiliki kelembagaan yang tertata, pembagian tugas yang jelas, komunikasi yang baik antarangggota, serta mampu menyusun program kerja sesuai dengan kebutuhan dan potensi wilayah masing-masing.

Kelembagaan kelompok yang kuat menjadi salah satu modal penting dalam meningkatkan kemandirian KWT. Dengan adanya kerja sama dan koordinasi yang baik, berbagai potensi yang dimiliki anggota dapat dikembangkan secara bersama-sama sehingga memberikan manfaat yang lebih besar bagi kelompok maupun masyarakat.

Selain penguatan kelembagaan, kegiatan Bimtek juga memberikan perhatian terhadap pengembangan potensi KWT. Setiap kelompok memiliki karakteristik, sumber daya, keterampilan, dan potensi lokal yang berbeda. Oleh karena itu, diperlukan kemampuan untuk mengidentifikasi serta mengembangkan potensi tersebut agar dapat menjadi kegiatan yang produktif dan memberikan nilai tambah.

KWT diharapkan mampu mengembangkan berbagai potensi yang ada, baik dalam bidang pertanian, pemanfaatan pekarangan, pengolahan hasil pertanian, maupun pengembangan produk lokal. Dengan pengelolaan yang baik, kegiatan tersebut dapat mendukung ketahanan pangan keluarga sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi bagi anggota kelompok.

Kegiatan Bimtek juga menjadi ruang bagi para ketua dan anggota KWT untuk saling bertukar pengalaman serta mendiskusikan berbagai tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan kelompok. Melalui proses pembelajaran dan diskusi tersebut, peserta diharapkan dapat memperoleh berbagai alternatif solusi yang dapat diterapkan sesuai dengan kondisi masing-masing kelompok.

Pemerintah Kapanewon Dlingo terus mendorong agar keberadaan KWT dapat memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. KWT diharapkan mampu menjadi wadah bagi perempuan untuk berperan aktif dalam pengelolaan potensi pertanian, ketahanan pangan, peningkatan keterampilan, serta pengembangan kegiatan ekonomi produktif di tingkat masyarakat.

Melalui pelaksanaan Bimtek ini, diharapkan kapasitas pengurus dan anggota KWT semakin meningkat, kelembagaan kelompok semakin kuat, serta potensi yang dimiliki dapat dikembangkan secara optimal. Ke depan, KWT di wilayah Kapanewon Dlingo diharapkan semakin aktif, inovatif, produktif, dan mandiri dalam melaksanakan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi anggota dan masyarakat.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen Kapanewon Dlingo dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui penguatan kelompok dan pengembangan potensi lokal. Sinergi antara pemerintah, KWT, serta berbagai pihak terkait diharapkan dapat terus ditingkatkan sehingga program pemberdayaan masyarakat dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kapanewon Dlingo.