Merti Desa dan Merti Dusun di Wilayah Kapanewon Dlingo Berlangsung Semarak dan Penuh Nilai Budaya

Pemerintah dan masyarakat di berbagai wilayah Kapanewon Dlingo pada Rabu Kliwon, 13 Mei 2026, secara bersamaan menyelenggarakan tradisi Merti Desa dan Merti Dusun sebagai bentuk pelestarian adat, budaya, serta ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rezeki dan hasil bumi.

Kegiatan tersebut meliputi Merti Desa/Kalurahan Temuwuh, Merti Dusun Kebosungu I Kalurahan Dlingo, Merti Dusun Kebosungu II Kalurahan Dlingo, Merti Dusun Koripan I, Merti Dusun Tridusun Dodogan, Kedung Dayak, dan Rejosari Kalurahan Jatimulyo, serta Merti Dusun Rejosari Kalurahan Terong.

Pelaksanaan kegiatan secara bersamaan tersebut merupakan bagian dari tradisi turun-temurun masyarakat setempat, di mana hari Rabu Kliwon dipercaya sebagai hari yang baik dan sakral untuk menyelenggarakan upacara adat serta doa bersama masyarakat.

Berbagai rangkaian kegiatan budaya digelar di masing-masing wilayah dengan kekhasan dan tradisi tersendiri, di antaranya kirab budaya, kirab gunungan hasil bumi dan pertanian, kenduri agung, pentas kesenian tradisional, serta berbagai kegiatan adat lainnya yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Salah satu tradisi yang menjadi ciri khas dan dilaksanakan hampir di seluruh lokasi kegiatan adalah kenduri bersama dengan membawa nasi yang dibungkus menggunakan daun kelapa berbentuk sarang burung besar yang berisi lauk-pauk serta masakan tradisional. Tradisi tersebut oleh masyarakat setempat dikenal dengan sebutan “sarang”. Seluruh sarang yang dibawa warga kemudian dikumpulkan menjadi satu sebagai simbol kebersamaan dan gotong royong masyarakat.

Setelah doa bersama dipanjatkan, makanan tersebut kemudian dibagikan kembali kepada masyarakat sebagai bentuk rasa syukur, kebersamaan, serta harapan akan keberkahan dan kesejahteraan bagi seluruh warga.

Pemerintah Kapanewon Dlingo sebagai pemangku wilayah turut menghadiri kegiatan tersebut dengan membagi tugas kehadiran kepada unsur struktural maupun staf, mengingat pelaksanaan acara berlangsung pada hari dan waktu yang bersamaan di beberapa lokasi. Selain itu, Dinas Kebudayaan juga turut hadir dalam kegiatan tersebut, termasuk Kepala Dinas Kebudayaan beserta jajaran sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya dan tradisi lokal masyarakat. Bupati Bantul beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Bantul juga turut hadir di beberapa lokasi kegiatan sebagai bentuk perhatian dan dukungan terhadap upaya pelestarian adat dan budaya masyarakat di wilayah Kapanewon Dlingo.

Melalui kegiatan Merti Desa dan Merti Dusun ini diharapkan nilai-nilai budaya, gotong royong, kebersamaan, serta warisan adat leluhur dapat terus dilestarikan dan diwariskan kepada generasi muda di tengah perkembangan zaman.