Pemerintah Kapanewon Dlingo menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Jadi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ke-271 pada Jumat (13/3/2026) di halaman Kantor Kalurahan Terong, Kapanewon Dlingo, Kabupaten Bantul. Upacara berlangsung dengan khidmat serta sarat dengan nuansa budaya Jawa sebagai wujud penghormatan terhadap nilai-nilai luhur dan keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Bertindak sebagai inspektur upacara, Panewu Dlingo memimpin langsung jalannya upacara yang dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kapanewon Dlingo, Kapolsek Dlingo, Danramil Dlingo, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Dlingo, Kepala Puskesmas Dlingo I dan Dlingo II beserta jajarannya, para Lurah se-Kapanewon Dlingo bersama pamong kalurahan, serta seluruh pamong dukuh se-Kapanewon Dlingo.
Seluruh peserta upacara mengenakan pakaian adat Jawa lengkap dan selama pelaksanaan kegiatan menggunakan bahasa Jawa krama alus. Hal ini mencerminkan penghormatan terhadap tata nilai, unggah-ungguh, serta upaya nguri-uri kabudayan Jawa yang menjadi identitas dan kekuatan budaya masyarakat Yogyakarta.
Dalam kesempatan tersebut, Panewu Dlingo membacakan amanat Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X. Dalam sambutan tersebut disampaikan pesan agar masyarakat senantiasa menjaga nilai-nilai budaya, memperkuat kebersamaan, serta terus berperan aktif dalam pembangunan daerah.
Salah satu petikan dalam amanat tersebut disampaikan dalam bahasa Jawa, yaitu:
"Mugi kita sedaya tansah saged nguri-uri kabudayan adiluhung warisan para leluhur, ngiyataken rasa guyub rukun lan gotong royong, saha sesarengan mbangun Ngayogyakarta Hadiningrat supados tansah dados daerah ingkang ayem tentrem, makmur lan pinaringan kamulyan."
Petikan tersebut menegaskan pentingnya menjaga warisan budaya, mempererat kebersamaan, serta menumbuhkan semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.
Peringatan Hari Jadi DIY ke-271 ini menjadi momentum refleksi bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga harmoni sosial, melestarikan kearifan lokal, serta memperkuat komitmen dalam membangun daerah dengan tetap berpijak pada nilai-nilai budaya.
Upacara berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat hingga selesai. Nuansa budaya Jawa yang terasa kuat dalam setiap rangkaian kegiatan mencerminkan kecintaan dan kebanggaan masyarakat Kapanewon Dlingo terhadap Daerah Istimewa Yogyakarta.




